Jumat, 08 Oktober 2010

Foto-Foto Phyton Raksasa memangsa Babi

Phyton ini panjangnya sekitar 7 meter

Ditangkap warga dan dibunuh
Kepalanya dibelah
Ular dikuliti
Besar banget ya
Isinya ternyata babi
peutnya gede amit
sayang kenapa dibunuh
hiiiii gila
Isi perut phyton babi dewasa
Babi dikeluarkan dari perut phyton


Sulit dibayangkan babi sebesar ini

Sabtu, 02 Oktober 2010

Waspdai Kejahatan Cyber, US$ 70 Juta Telah Dicuri

Dilaporkan, FBI pada Jumat 01 Oktober 2010, telah menangkap sejumlah tersangka, apa yang disebut sebagai jaringan pelaku kejahatan global

The Associated Press
Saat ini FBI dan lembaga – lembaga penegak hukum di Ukraina, Belanda dan Inggris sedang melacak penjahat cyber internasional yang telah mencuri sedikitnya 70 juta dolar AS dengan menggunakan perangkat lunak berbahaya yang mampu membongkar password dan nomor rekening untuk masuk ke rekening bank secara online.

Pada konferensi pers Jumat, FBI mengatakan Operasi pelanggaran Trident dimulai pada bulan Mei 2009 ketika para pejabat di Omaha, Nebraska, diminta mewaspadai sejumlah pencurian uang, yang berasal dari aliran pembayaran massal untuk 46 rekening bank di Amerika Serikat.

Pejabat berwenang di Ukraina telah menahan lima orang yang diduga merupakan jaringan penjahat cyber yang telah beberapa kali merampok bank secara online dan Ukraina sendiri telah menerbitkan delapan surat perintah pencarian serta penyidikan kasus ini.

Gordon Snow, Asisten Direktur yang bertanggung jawab pada divisi kejahatan cyber di FBI, mengatakan, lembaga-lembaga kepolisian asing telah berperan dalam menemukan para penjahat yang mampu mendesain perangkat lunak yang dapat mengganggu sistem perbankan. Pada saat software itu digunakan, jaringan lainnya mencuri uang – ini yang mereka sebut “bagal uang”. Kemudian uang curian yang berhasil mereka tarik dari sejumlah bank iu mereka transfer ke tempat penampungan yang jauh seperti Hong Kong, Singapura dan Siprus.

Banyak dari para korban adalah pebisnis kecil dan menengah yang tidak memiliki uang untuk dibuat mendanai dan membangun keamanan komputer tingkat tinggi (high-level computer security)


Pada hari Kamis lalu, 37 orang diseret ke pengadilan federal di Manhattan dengan dakwaan persekongkolan untuk melakukan penipuan bank, pencucian uang, menggunakan identitas dan paspor palsu, untuk peran mereka dalam menjelajahi puluhan rekening korban. Sejauh ini pengadilan Negeri Manhattan telah mengadili 55 orang terjait kejahatan cyber ini.

FBI mengatakan bahwa perangkat lunak yang dikenal dengan nama Trojan Internet banking adalah software yang bisa mencuri data akses komputer termasuk username dan password untuk rekening bank, e-mail dan situs jejaring sosial. Program ini akan mendapatkan akses ke komputer korban ketika klik pada link atau membuka file dilampirkan pada pesan e-mail yang terlihat sah. (sumber The Associated Press)



Kamis, 30 September 2010

Bom Bunuh Diri sepeda Onthel

Sepeda Onthel Pembawa Bom

Entah kebetulan atau memang disengaja. Setiap kali diusik, kasus kucuran dana bank century, pasti akan muncul peristiwa mengejutkan terjadi. Dua pekan pasca lebaran, century kembali diusik dan secara beruntun peristiwa pengalihannya bermunculan. Senin lalu, tak ada angin tak ada hujan, dari Kalimantan timur, disebuah kota kecil, Tarakan tiba-tiba meledak sebuah kerusuhan berbau etnik Bentrokan massa itu mengakibatkan dua rumah warga dan lima kios hangus terbakar. 

Paku-paku besar isi perut bom
   Belum hilang rasa terkejut kita, tiba-tiba Rabu 29 September kemarin, kerusuhan meledak lagi di Jakarta, tepatnya di depan gedung pengadilan negeri Jakarta Selatan. Dua kubu dari kelompok terdaklwa kasus Blowfish bertikai membawa senjata tajam dan bahkan menggunakan senjata api. Tiga orang tewas 12 terluka termasuk 3 orang polisi. Tiba-tiba Kamisnya, sehari setelah bentrokan dari bekasi dilaporkan, sebuah bom dengan kekuatan low eksplosif, meledak diperbatasan kota bekasi dan jakarta timur. Pemilik bahan peledak itu bernama Ahmad bin Abu Ali dibawa mewnggunakan sepeda onthel.
Ahmad bin Abu Ali, pemilik bom sepeda
Ahmad Abu Ali luka parah terkena bomnya sendiri

Bom diletakan dibelakang sepeda, dengan telah dilengkapi tombol dan timer. Bom itu juga bermuatan paku-paku berukuran besar sepanjang 7 centimeter. Ledakan itu mengakibatkan tiang papan reklame rusak dan nyaris rubuh, sementara Abu Ali pemilik sepeda onthel berbahan peledak menderita luka cukup parah dan langsung dilarikan ke rumah sakit Polri dokter Soekamto, Keramat Jati Jakarta Timur. 
 
Petugas Puslabfor Mabes Polri yang datang ke tempat kejadian, langsung melakukan olah tkp. Polisi juga menemukan secarik kertas di saku celana Abu. ada pesan tertulis di situ.

"ini adalah pembalasan pada kalian sekutu-sekutu setan. membunuh, menghukum mati, dan menahan mujahidin. kami siap mati demi agama yg mulia ini.
"
"Kami membenarkan adanya kertas yang ditaruh di saku celana pelaku. kami masih pelajari tulisan kertas itu," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol boy Rafli Amar di Jakarta, Kamis.

Menurut Komisaris Besar Boy Rafli Amar, saat ledakan terjadi, sejumlah petugas polisi tengah mengatur lalu lintas. “Ada empat anggota kami yang tengah bertugas rutin di perempatan, dan tak seorangpun terluka” ujar Boy. Mewreka bahkan ikut menolong Abu yang terluka cukup parah
.
Polisi mengamankan sepeda milik pelaku dan mengumpulkan sisa ledakan, di antaranya sejumlah paku dan serpihan kertas.
Betulkah ini serangan teroris ?
Polisi belum berani mengambil kesimpulan. Sejauh ini 
masih memeriksa saksi-saksi di lapangan. Beberapa orang saksi menyatakan pelaku sudah lima hari terakhir terlihat mondar-mandir di TKP. Polisi baru bisa menentukan motif dibalik ledakan setelah melakukan pendalaman.

Puslabfor Mabes Polri lakukan olah TKP
Pihak kepolisian, berharap pelaku segera sadar dan bisa dimintai keterangan. Dari tempat kejadian polisi menyita 12 barang bukti, diantaranya, sepeda, serpihan periuk, paku-paku, bubuk putih, tali rafia, tas, foto tersangka, dua carik kertas berisi pesan